Sabtu, 24 Oktober 2015

TUGAS PRAKTIKUM BASIS DATA

1.   TIPE DATA DALAM DALAM MYSQL
a.   Tipe data untuk bilangan
INT
Digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif .Jangkauan untuk bilangan bertanda -2147483648 sampai dengan 2147483647 dan untuk yang tidak bertandan (jangkauan usigned)  0 sampai dengan 4294967295
b.   .Tipe data untuk tanggal dan jam
DATETIME
Kombinasi tanggal dan waktu
dengan jangkauan dari ‘1000-01-01 00:00:00’ sampai dengan ‘9999-12-31 23:59:59.
c.    Tipe data untuk karakter dan lain-lain
·         CHAR
Digunakan untuk menyimpan data string ukuran tetap, dengan jangkauan 0 sampai dengan 255.
·         VARCHAR
Digunakan untuk menyimpan string ukuran dinamis, Ukuran L+1 byte dengan L<=M dan
1<=M<=255. Data string dengan panjang bervariasi tergantung datanya. Jika nilai M adalah 10 sedangkan data yang disimpan hanya terdiri dari 5 karakter, maka lebar data tersebut hanya 5 karakter saja, tidak ada tambahan spasi.
·         TINYTEXT
Digunakan untuk untuk menyimpan data teks dengan panjang maksimum 65535 karakter.
d.   Tipe blob atau biner
Blob di gunakan untuk menyimpan data biner jangkauannya 216 sampai 1 byte.
2.  PERINTAH-PERINTAH DALAM SQL
§  Create database untuk membuat sebuah   database  ataupun  membuat sebuah table yang berada di dalam   database.
           Syntax : CREATE database nama_database;
§  SHOW database ini berfungsi untuk menampilkan database ataupun table yang telah kita buat sebelumnya.
  Syntax : SHOW databases;
   Parameter : -
§  Show tables fungsi untuk menampikan tables.
Sytax : SHOW TABLES;.
3.  Perbedaan dari field dan row dalam SQL
§  Field merepresentasikan suatu atribut dari record yang menunjukkan suatu item dari data, seperti misalnya nama, alamat dan lain sebagainya. Kumpulan dari field membentuk suatu record. Sedangkan
§  ROW sebagai salah satu bagian dari petunjuk sel. Jumlah baris yang di sediakan oleh microsoft excel adalah sebanyak 65.536 baris.






Sabtu, 10 Oktober 2015

SISTEM DIGITAL


1 .perbedaan rangkain digital dan rangkaian elektronika
  
 A  Rangkaian Digital


        Rankaian digital/logika merupkan kesatuan dari komponen-komponen elektronika pasif dan aktif
yang membentuk suatu fungsi pemrosesan sinyal digital sehingga komponen pasif dan aktif itu memebentuk elemen logika. Bentuk elemen logika yang paling kecil adalah gerbang logika yang terdiri dari gerbang operasi AND, OR, dan NOT. Sedangkan

B    Rangkaian Elektronika

         Rangkaian elektronika adalah kesatuan dari komponen-komponen elektronika baik pasif maupun aktif  yang membentuk suatu fungsi pengolahan sinyal(signal processing).
        Berdasarkan sifat sinyal yang diolah, ada 2 jenis rangkaian elektronika:
Rangkaian analog : rangkaian elektronika yangmengolah sinyal listrik kontinyu.
Rangkaian digital  : rangkaian lektronika yangmengolah sinyal listrik.




2. Perbedaan sinyal analog dan digital serta berikan contohnya
   

        Analog dan digital sebenarnya lebih kepada istilah dalam penyimpanan dan penyebaran data. Data Analog disebarluaskan melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh faktor ”pengganggu”. Sementara sistem digital merupakan bentuk sampling dari sistem analog. Data digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa) yang hanya terdiri dari kombinasi urutan 0 dan 1 yang akan lebih mudah untuk di sebarkan secara tanpa terjadi gangguan. Besarnya nilai suatu sistem digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth).

         Pada sinyal analog bekerja dengan mentransmisikan suara dan gambar dalam bentuk gelombang kontinu (continous varying). Misalnya ketika seseorang berkomunikasi dengan menggunakan telepon, maka suara yang dikirim melalui jaringan telepon tersebut dilewatkan melalui gelombang. Dan ketika gelombang ini diterima, maka gelombang tersebutlah yang diterjemahkan kembali ke dalam bentuk suara, sehingga si penerima dapat mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara lainnya dari komunikasi tersebut.

         Sinyal analog merupakan pemanfaatan gelombang elektromagnetik. Proses pengiriman suara, misalnya pada teknologi telepon, dilewatkan melalui gelombang elektromagnetik ini, yang bersifat variable dan berkelanjutan. Satu komplit gelombang dimulai dari voltase nol kemudian menuju voltase tertinggi dan turun hingga voltase terendah dan kembali ke voltase nol. Kecepatan dari gelombang ini disebut dengan hertz (Hz) yang diukur dalam satuan detik.

         Misalnya dalam satu detik, gelombang dikirimkan sebanyak 10, maka disebut dengan 10 Hz. Contohnya sinyal gambar pada televisi, atau suara pada radio yang dikirim secara berkesinambungan. Pelayanan dengan menggunakan sinyal ini agak lambat dan gampang error dibangingkan dengan data dalam bentuk digital. Gelombang analog ini disebut dengan baud. Baud adalah sinyal atau gelombang listrik analog. Satu gelombang analog sama dengan satu baud.

         Kelemahan dari sistem ini adalah tidak bisa mengukur sesuatu dengan cukup teliti. Karena hal ini disebabkan kemampuan mereka untuk secara konsisten terus-menerus merekam perubahan yang terus menerus terjadi, dalam setiap pengukuran yang dilakukan oleh sistem analog ini selalu ada peluang keraguan akan hasil yang dicapai, dalam sebuah sistem yang membutuhkan ketepatan kordinasi dan ketepatan angka-angka yang benar dan pas, kesalahan kecil akibat kesalahan menghitung akan berdampak besar dalam hasil akhirnya.
Sistem ini butuh ketepatan dan ketelitian yang akurat, salah satu bentuknya adalah otak kita.

         Pada sinyal digital disebut dengan sebuah bit. Signal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog yaitu :
Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.
Kelebihan informasi digital adalah kompresi dan kemudahan utnuk ditransfer ke media elektronik lain. Kelebihan ini dimanfaatkan secara optimal oleh teknologi internet, misalnya dengan menaruhnya ke suatu website atau umumnya disebut dengan upload. Sistem transmisi digital menyediakan:
tingkat pengiriman informasi yang lebih tinggi
perpindahan informasi tang lebih banyak
peningkatan ekonomi
tingkat kesalahan yang lebih rendah dibangdingkan sistem analog
         Contoh saja komputer, komputer mengolah data yang ada adalah secara digital, melalui sinyal listrik yang diterimanya atau dikirimkannya. Pada prinsipnya, komputer hanya mengenal dua arus, yaitu on dan off, atau istilah dalam angkanya sering juga dikenal dengan 1 (satu) atau 0 (nol). Kombinasi dari arus on atau off inilah yang mampu membuat komputer melakukan banyak hal, baik dalam mengenal huruf, gambar, suara, bahkan film-film yang menarik yang akan kita tonton dalam format digital.

         Perkembangan teknologi digital dari computer dapat mengakibatkan dampak positif dari segala pihak yang dapat memanfaatkannya. Contohnya saja untuk menerbitkan buku atau tulisan dapat secara online. Penjualan buku atau tulisan dapat dilakukan melalui internet tanpa melalui penjual seperti di pasar. Pengguna dapat membaca abstraksi sebuah buku atau tulisan dan sebuah buku utuh di toko buku ini.

         Begitu juga dengan televisi digital, televisi digital adalah standar baru transmisi gambar dan suara untuk menggantikan sistem analog yang ada sekarang. Selain keunggulan kualitas gambar/suara, televisi digital juga menjanjikan penghematan yang luar biasa dalam hal lebar bandwidth sinyal siaran, krisis keterbatasan alokasi frekuensi akan hilang sehingga akan lebih banyak channel yang bisa ditawarkan ke pemirsa. 







3. gambarkan sinyal analog dan sinyal digital
    

A.SIGNAL ANALOG
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjlgume_vUcCtkdFfJ67cV1h5OiYr5q9Vz6gE3NKAvT5AoY8stwxQXg7fXMtiuE4pLFDeFx72twumEBhiGCMBUqrMcVKJdYY2479JLHZ5OiT-xmdmBMAjN4n0sLf5ypwXRNUsTBTtL60Sb/s320/sinyal-analog-sinusioda.jpg
         Lalu gambar diatas merupakan gambar bentuk signal analog. Signal Analog adalah suatu sinyal dimana salah satu besaran karakteristiknya mengikuti secara kontinyu perubahan dari besaran fisik lainnya yang melambangkan informasi. Dan sinyal yang menampilkan data analog. Sinyal analog berupa berbagai macam gelombang elektromagnetik yang langsung, terus menerus dan disebarkan melalui berbagai media transmisi. Data analog merupakan data yang diimplikasikan melalui ukuran fisik serta memiliki nilai berulang secara terus - menerus dalam beberapa interval. biasanya data analog menempati spektrum frekuensi yang terbatas. 
Contoh data analog adalah data suara, audio dan video.
         Perbedaan Signal Digital dan Signal Analog :
Signal Digital
Dirancang untuk data dan suara
informasi discrete-level
kecepatan tinggi
overhead rendah
setiap sinyal digital dapat dikonversi ke analog
Signal Analog
dirancang untuk suara (voice)
tidak efisien untuk data
kecepatan relatif rendah
overhead tinggi
setiap sinyal analog dapat dikonversi ke bentuk digital
banyak terdapat noise dan rentan kesalahan (error)

B.SIGNAL DIGITAL
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8TePP9NN0z7p6dqTYNjfHnDjmG7J4sWu6dUVmX0lVtMqB6zDFW62wycKGnN0Veqz3i10YHnKehzKETm99ZrnZE4whbAM3302J_ssyxIU06LarpwkUZBaVsHCF7vqVzWkV0GCpz-INc7t-/s320/new-picture1.jpg
         Di atas adalah gambar bentuk signal digital. Dan signal digital itu sendiri adalah sebuah sinyal diskrit dimana informasinya dilambangkan oleh sejumlah deretan sinyal diskrit yang telah ditentukan jumlahnya. Dan signal yang menampilkan data digital. Data digital merupakan data yang memiliki deretan nilai yang berbeda dan memiliki ciri tersendiri. Contoh data digital adalah teks, bilangan bulat dan karakter - karakter yang lainnya. Terdapat beberapa kesalahan dalam data digital. Bahwa data dalam bentuk karakter - karakter yang dapat dipahami manusia tidak dapat langsung ditransmisikan dengan mudah dalam sistem komunikasi. Data tersebut harus ditransmisikan dalam bentuk biner terlebih dahulu. Jadi data itu ditransmisikan dalam bentuk deretan bit.

Jumat, 12 Juni 2015

PERBEDAAN ANTARA COMPILER DAN INTERPRETER



·         Pengertian Compiler

Compiler adalah suatu program yang menerjemahkan bahasa program ( source code) kedalam bahasa objek (obyek code). Compiler menggabungkan keseluruhan bahasa program, mengumpulkannya dan kemudian menyusunnya kembali.
Komplier memerlukan waktu untuk membuat suatu program dapat di eksekusi oleh computer, program yang dieksekusi oleh compiler adalah dapat berjalan lebih cepat disbanding program yang diperoduksi oleh interpreter, disamping itu juga bersifat independen. Contoh program yang menggunakan compiler adalah Visual Basic, Visual Delvi, dan Pascal.

Tahap Kompilasi:
  1. Pertama source code (program yang ditulis) dibaca kememori computer).
  2. Source code tersebut diubah menjadi objek code (bahasa Assembly).
  3. Objek code di hubungkan dengan liberary yang dibutuhkan untuk membentuk file yang bisa dieksekusi.
·         Pengertian Interpreter

Interpreter adalah Perangkat lunak yang mampu mengeksekusi code program (yang ditulis oleh programmer) lalu menterjemahkannya ke dalam bahasa mesin, sehingga mesin melakukan instruksi yang diminta oleh programmer tersebut. Perintah-perintah yang dibuat oleh programmer tersebut dieksekusi baris demi baris, sambil mengikuti logika yang terdapat di dalam kode tersebut.
Proses ini sangat berbeda dengan compiler, dimana pada compiler, hasilnya sudah langsung berupa satu kesatuan perintah dalam bentuk bahasa mesin, dimana proses penterjemahan dilaksanakan sebelum program tersebut dieksekusi.
Interpreter atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Juru Bahasa berbeda dengan Translator atau penterjemah dalam segi media yang dipakai untuk menerjemahkan. Interpreter akan menterjemahkan bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran secara langsung atau orally sementara translator akan menerjemahkan bahasa sumber ke bahasa sasaran secara tertulis.Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda.

PERBEDAAN ANTARA COMPILER DAN INTERPRETER
  1. Jika hendak menjalankan program hasil kompilasi dapat dilakukan tanpa butuh kode sumber. Kalau interpreter butuh kode sumber.
  2. Jika dengan compiler, maka pembuatan kode yang bisa dijalankan mesin dilakukan dalam 2 tahap terpisah, yaitu parsing (pembuatan kode objek) dan linking (penggabungan kode objek dengan library). Kalau interpreter tidak ada proses terpisah.
  3. Jika compiler membutuhkan linker untuk menggabungkan kode objek dengan berbagai macam library demi menghasilkan suatu kode yang bisa dijalankan oleh mesin. Kalau interpreter tidak butuh linker untuk menggabungkan kode objek dengan berbagai macam library
  4. Interpreter cocok untuk membuat / menguji coba modul (program-program kecil). Maka compiler agak repot karena untuk mengubah suatu modul / kode objek kecil, maka harus dilakukan proses linking / penggabungan kembali semua objek dengan library yang diperlukan.
  5. Pada compiler bisa dilakukan optimisasi / peningkatan kualitas kode yang bisa dijalankan. Ada yang dioptimasi supaya lebih cepat, ada yang supaya lebih kecil, ada yang dioptimasi untuk sistem dengan banyak processor. Kalau interpreter susah atau bahkan tidak bisa dioptimasikan.
  6. Interpreter menterjemahkan baris per baris. Sedangkan compiler, menterjemahkan seluruh instruksi sekaligus. Selanjutnya hasil terjemahan (setelah melalui tahapan lain) bisa dijalankan secara langsung, tanpa tergantung lagi oleh program sumber atau compiler-nya.
  7. Pada interpreter, penyusunan program relatif lebih cepat dan bisa langsung diuji sekalipun masih ada beberapa kesalahan secara kaidah dalam program. Sedangkan pada compiler, proses pembuatan dan pengujian membutuhkan waktu relatif lebih lama, sebab ada waktu untuk mengkompilasi (menerjemahkan) dan ada pula waktu untuk melakukan proses linking. Program akan berhasil dikompilasi hanya jika program tak mengandung kesalahan secara kaidah sama sekali.
  8. Pada interpreter, kecepatannya menjadi lambat sebab sebelum suatu instruksi dijalankan selalu harus diterjemahkan terlebih dahulu. Selain itu, saat program dieksekusi, interpreter juga harus selalu berada dalam memori. Jadi memori selalu digunakan baik untuk program maupun interpreter. Sedangkan pada compiler, proses eksekusi dapat berjalan dengan cepat, sebab tak ada lagi proses penerjemahan. 
  9. Pada interpreter, kode program tidak dapat dirahasiakan. Sedangkan pada compiler, kode program bisa dirahasiakan, sebab yang dieksekusi adalah program yang dalam bentuk kode mesin.

Brainware yaitu pemakai komputer atau orang yang mengoperasikan komputer (User), karena secanggih apapun komputer jika tidak ada orang mengopersikannya maka komputer tersebut tidak dapat digunakan. User atau pemakai komputer dibagi menjadi beberapa macam yaitu:

1.    Analis sistem
 adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan. Analis sistem memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem. Seorang analis sistem harus memiliki setidaknya empat keahlian: analisis, teknis, manajerial, dan interpersonal (berkomunikasi dengan orang lain). Pada dasarnya seorang analis sistem melakukan hal-hal berikut :
§  Berinteraksi dengan pelanggan untuk memahami kebutuhan mereka.
§   Berinteraksi dengan desainer untuk mengemukakan antarmuka yang diinginkan atas suatu perangkat lunak.
§   Berinteraksi ataupun memandu programer dalam proses pengembangan sistem agar tetap berada pada jalurnya.
§  Melakukan pengujian sistem baik dengan data sampel atau data sesungguhnya untuk membantu para penguji.
§   Mengimplementasikan sistem baru.
§  Menyiapkan dokumentasi berkualitas.

2. Progaramer
 Programer  yaitu orang yang mempunyai kemampuan menguasai salah satu atau banyak bahasa pemrograman. Programer juga bisa dikatakan sebagai pembuat dan petugas yang mempersiapkan program yang dibutuhkan pada sistem komputerisasi yang akan dirancang.

3. Operator
 adalah manusia yang bertugas melayani dan menjalankan sistem dan peralatan yang ada hubungannya dengan komputer, seperti menyiapkan data untuk diakses, merawat sistem komputer, dsb.

4. Administrator
adalah seseorang yang bertugas mengelola suatu sistem operasi dan program-program yang berjalan pada sebuah sistem komputer atau jaringan komputer.